Kunjungan ke Universitas Pendidikan Sultan Idris

Hallo bro, pada postingan kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya mengunjungi Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), seperti apa ceritanya ? Oke langsung aja

Untuk Apa Pergi Ke Universiti Pendidika Sultan Idris (UPSI) ?

Saya pergi ke UPSI dengan 1 teman yang berasal dari Indonesia tepatnya dari semarang yaitu Devan Junesco mahasiswa yang sama sedang mengambil Master Science in Engineering dan bersama 1 teman baru saya yang berasal dari Suriah yaitu Ahmed, Ahmed pun sama sedang mengambil program Master Science in Engineering di Management and Science University (MSU), selain dengan mereka tentu kami pergi kesana bersama dengan supervisor kami yaitu Dr. Shahad Alyousif, beliau dari Irak, orangnya baik, tinggi putih dan bertanggungjawab terhadap pekerjaannya terutama mau membimbing kami yang masih kurang paham dan mengerti.

Oke, kami menuju ke UPSI untuk bertemu dengan Dr. Bilal, salah satu dosen di UPSI yang merupakan sahabat dari Dr. Shahad Alyousif untuk belajar tentang Research Methodology khususnya tentang Literature Review dalam pembuatan Review Paper. Dr. Bilal sangat ahli dalam menjelaskan, kami dibuat paham dengan mudah olehnya. Selain itu, dia pun sangat baik karena mau membuatkan kami minuman kopi hangat yang dibuat sendiri olehnya. Oh iya, kami diskusi di ruangannya, jadi ruang dosen di UPSI dibuat masing-masing dan setiap dosen memiliki satu ruangan tersediri yah kurang lebih dengan ukuran 6 x 4 meter kalau gak salah.

Dr. Bilal pun sepertinya berasal dari Irak atau mungkin dari negara tetangganya Irak, karena di Malaysia banyak lecture yang berasal dari negara Timur Tengah. Jangan kalian fikir ketika bertemu dengan orangnya, beliau formal atau rapi hehee, beliau memiliki berat badan yang gemuk dan sangat santai, karena ketika kami ke sana beliau menggunakan kaos, mungkin karena sedang tidak mengajar di kelas. But, He is very good, cerdas dan sangat mudah dimengerti dalam menjelaskan materi.

Ke UPSI Naik Apa ?

Kami menuju UPSI dengan menggunkan mobil dari supervisor kami, beliau sendiri yang langsung mengendarainya, kenapa boleh? Yah, maybe beliau punya SIM International. Beliau handal dalam mengendarai mobil, hehee karena kami dibuat panik dengannya. Di jalan tol membawa mobil dengan kecepatan yang cepat, bahkan ketika ingin menuju suatu jalan beliau mengendarainya dengan mundur ke belakang, tapi tetep safety ko, beliau paham akan hal itu karena beliau pernah cerita bahwa safety itu penting, beliau pun bilang di Indonesia terlalu banyak motor tak seperti di Malaysia dan motor itu sangat tidak aman karena beliau pernah jatuh dari motor dan sampai patah lengannya. Btw, di jalan tol Malaysia motor boleh masuk ke jalan tol, tapi memang sih penduduk sini jarang yang menggunakan motor lebih banyak mobil, tapi syukurnya ruas jalan disini lebar dan volume kendaraan tidak melebihi jalan yang ada, jadi jarang macet hanya waktu tertentu saja.

Di kampus UPSI seperti apa?

UPSI itu singkatan dari University Pedidikan Sultan Idris adanya di Perak. Kampusnya bersih, nyaman dan asri. Menurut saya di UPSI lebih banyak penduduk melayu yang kuliah di sini dan pakaian mereka pun sopan-sopan tertutup dan rapi untuk yang wanitanya, mungkin karena mereka calon-calon cekgu hehee. Di UPSI tidak berbeda jauh dengan kampus-kampus di Indonesia, terutama di UNJ, banyak mahasiswa yang setelah pulang kampus pada nunggu kendaraan bus di halte. Tetapi di kampus ini sore hari sudah sepi sekitar pukul 17.00, kalau di UNJ dulu selalu ramai bahkan sampai malam.

Oke, cukup sekian dulu yah ceritanya, nanti di sambung lagi. Untuk yang ingin bertanya-tanya boleh lah langsung pada kolom komentar atau boleh email ke ariepjaenul38@gmail.com  insya Allah kalau bisa menjawabnya akan dijawab. Terima kasih yang sudah membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *